BANK SOAL BIOLOGI SMA

SMA NEGERI 1 COMAL

Sabtu, 12 Februari 2011

PROPOSAL PTK BIOLOGI KELAS X SMA

Proposal PTK
BAB I
PENDAHULUAN
A. Judul:
Peningkatan Minat Belajar Biologi dengan Model Pembelajaran Picture materi Klasifikasi makhluk hidup pada siswa kelas X semester 1 SMA N 1 Comal Tahun Pelajaran 2010/2011.
B.Latar Belakang Masalah
Biologi sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan di SMA , materi pembelajarannya sudah menyesuaikan pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Materi pembelajaran yang diajarkan ada kelas X untuk semester gasal adalahKlas ifikas i
makhluk hidup. Berdasarkan analisis yang dilakukan dari pembelajaran sebelumnya, diskusi dengan guru pada mapel yang sama diketahui bahwa materi mengenai klasifikasi makhluk hidup masih dirasakan sulit bagi siswa.
Klasifikasi makhluk hidup merupakan materi pembelajaran yang kompleks, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi tersebut, akibatnya hasil belajar siswa kurang memuaskan. Kurang optimalnya pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran ini diindikasikan dengan rendahnya hasil belajar siswa. Pada materi
Klasifikasi makhluk hidup banyak digunakan istilah dalam bahasa latin yang menyebabkan materi tersebut kurang diminati dan membosankan bagi siswa. Kebosanan siswa dapat dilihat dari banyaknya siswa yang kurang memperhatikan pada saat guru mengajar dan cenderung pasif. Masalah – masalah tersebut menuntut guru untuk lebih inovatif dalam menentukan model pembelajaran. Model pembelajaran yang dipilih harus dapat menarik minat siswa untuk belajar dan lebih aktif dalam pembelajaran.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, dapat dilakukan dengan memilih metode belajar yang sesuai , sehingga dapat meningkatkan minat siswa terhadap materi klasifikasi makhluk hidup. Model yang sesuai tersebut adalah model pembelajaran picture . Model pembelajaran picture adalah salah satu model pembelajaran kelompok dengan menggunakan bantuan gambar – gambar yang menarik. Dan selanjutnya siswa memasangkan urutan taksonomi sesuai dengan gambar yang ada.
Dengan model pembelajaran ini diharapkan siswa dapat meningkat minat dan aktivitas belajarnya, karena dalam suasana permainan siswa dapat belajar tanpa rasa terbebani , dan guru juga dapat menyampaikan materi sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bermaksud untuk meningkatkan minat
belajar biologi pada materi Klasifikasi makhluk hidup pada siswa kelas X semester 1 dengan model pembelajaran picture . Dan harapannya apabila minat siswa terhadap pembelajaran meningkat, maka prestasi belajar siswa juga meningkat.
C. Perumusan Masalah
Sesuai dengan uraian pada latar belakang masalah di atas, rumusan masalah PTK ini adalah bagaimanakah upaya peningkatan minat belajar biologi dengan model pembelajaran picture pada materi klasifikasi makhluk hidup siswa kelas X semester 1 SMA
D. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah di atas, tujuan PTK ini adalah untuk meningkatkan
minat belajar Biologi dengan model pembelajaran picture pada materi klasifikasi
makhluk hidup pada siswa kelas X semester 1 SMA UIN
E.  Manfaat Hasil Penelitian
a. Bagi Siswa
Diharapkan hasil penelitian ini dapat membangkitkan minat belajar biologi siswa. Diharapkan dengan tingginya minat belajar itu,dapat meningkatkan prestasi belajar biologi.
b. Bagi Guru
Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah kemampuan guru dalam mengajarkan biologi di sekolah. Melalui cara dan strategi yang diterapkan, guru akan memiliki pengalaman yang baru.
c. Bagi Sekolah
Bagi sekolah, hasil penelitian ini diharapkan dapat menumbuhkan suasana belajar yang menyenangkan. Dengan suasana belajar yang menyenangkan itu mudah-mudahan semangat kerja segenap warga sekolah baik guru, siswa, kepala sekolah, tukang kebun, serta orang tua siswa dan komite sekolah akan semakin tinggi. Pada gilirannya, diharapkan prestasi sekolah akan semakin meningkat dan layak mendapatkan penghargaan yang setimpal.


BAB II
KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN
A.  Kajian Teori
1. Minat belajar
Belajar secara psikologis diartikan sebagai perubahan tingkah laku sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungannya dalam memenuhi kebutuhan hidup. Perubahan yang terjadi dalam diri seseorang tidak semuanya dikatakan sebagai perubahan dalam arti belajar. Karena perubahan dalam belajar memiliki ciri – ciri sebagai berikut: terjadi secara sadar, bersifat kontinu dan fungsional, bersifat aktif dan positif, bukan bersifat sementara, bertujuan dan terarah, dan mencakup seluruh aspek tingkah laku ( Susilo,2005 ).
Menurut Gagne ( Dimyati,2002 ) belajar terdiri dari tiga komponen penting yaitu kondisi eksternal, internal, dan hasil belajar. Komponen tersebut dapat dilukiskan dalam bagan sebagai berikut:




Suryabrata ( 2005 ) menyatakan bahwa ada dua faktor yang mempengaruhi belajar, yaitu:
1. Faktor luar ( ekstern ) yang terdiri dari faktor – faktor nonsosial dan sosial
a.       Faktor – faktor nonsosial, misalnya: keadaan udara, suhu udara,cuaca, waktu, alat- alat yang dipakai dalam belajar.
b.      Faktor – faktor sosial, yaitu manusia baik hadir secara langsung maupun kehadirannya disimpulkan. Kehadiran orang lain pada waktu seseorang belajarakan mengganggu orang tersebut.
2. Faktor dalam ( intern ) yang terdiri dari faktor – faktor fisiologis dan psikologis
a. Faktor – faktor fisiologis ( jasmani )
Keadaan jasmani pada umumnya melatar belakangi aktivitas belajar. Jasmani yang segar akan berbeda pengaruhnya dengan jasmani yang kurang segar. Oleh karena itu kesehatan badan perlu dijaga agar dapat belajar dengan baik.
b. Faktor – faktor psikologis
Faktor psikologis yang mendorong seseorang untuk belajar adalah kebutuhan kompleks. Susilo ( 2005 ) menyatakan bahwa ada tujuh faktor yang tergolong ke dalam faktor psikologis, antara lain: intelegensi, perhatian, minat, bakat, motif, kematangan, dan kelelahan.
Pembelajaran merupakan proses belajar. Proses dimana siswa melakukan aktivitas untuk mengubah perilakunya. Dalam pembelajaran ini terlibat antara lain: siswa,





BAB III
METODE PENELITIAN
A. Metode Penelitian
1. Setting Penelitian
Penelitian ini akan dilaksanakan pada semester 1 tahun ajaran 2009/2010. Direncanakan PTK ini akan berlangsung di SMA . Adapun yang menjadi subjek PTK ini adalah siswa kelas X SMA yang berjumlah 40 siswa. Jumlah itu terdiri dari 13 perempuan dan 27 laki-laki.
PTK ini dilakukan oleh peneliti dan sejumlah kolabolator.
2. Prosedur Penelitian
Prosedur penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang langkah langkah dari penelitian model mc. Taggart (Depdiknas 2004 : 7). Adapun tahap-tahapnya adalah merencanakan, melakukan tindakan, evaluasi dan refleksi.
a. Perencanaan
Pada tahap ini, akan dilakukan kegiatan pemberian angket dan wawancara tentang minat belajar pada para siswa. Kedua instrumen digunakan untuk mengungkap sejauhmana keadaan minat belajar siswa. Setelah diketahui keadaan minat belajar itu, peneliti dan kolabolator akan mendiskusikan untuk memilih alternatif tindakan yang harus dilakukan. Adapun alternatif tindakan itu adalah model pembelajaran picture. Selain itu, peneliti dan kolabolator menyiapkan perangkat pelajaran yang berupa RPP serta keperluan lainnya seperti media pembelajaran, materi, dan alat evaluasi pembelajaran.
b. Implementasi Tindakan
Adapun tindakan yang akan diterapkan pada PTK ini adalah model pembelajaran picture pada pembelajaran biologi. Langkah-langkah pembelajaran biologi dengan model pembelajaran picture dapat dideskripsikan sbb:
(1)   Guru menyampaikan kompetensi
(2)   Guru menyajikan materi sebagai pengantar
(3)   Guru menunjukkan dan memperlihatkan gambar – gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi.
(4)   Guru menunjukkan dan memanggil siswa secara bergantian sesuai dengan kelompoknya
Tabel Lembar Observasi
No
Nama Siswa
Nis
Aktifitas Siswa Selama KBM



1
2
3
4
5
































































Keterangan:
1. Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru
2. Memperhatikan gambar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi
3. Melakukan penempelan label nama latin sesuai dengan gambar
4. Menjelaskan alas an dasar pemikiran siswa dalam penempelan label nama latin
5. Kerjasama dalam kelompok


5. Kriteria Keberhasilan
Adapun kriteria keberhasilan PTK ini adalah jika terjadi peningkatan perilaku dan
sikap serta skor angket minat belajar siswa.
DAFTAR PUSTAKA
Hamalik Oemar.1983, Metode Belajar dan Kesuitan Belajar. Tarsito:Bandung. Kemis dan MC.Targgart. 1992, The Action Research Planne Victoria: Deaken Universit



Lampiran 1.

LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA DALAM KBM
Nama sekolah                 : …………………….
Mata pelajaran                :…………………….
Bahan kajian/konsep      :…………………….
Kelas/Semester               :…………………….
Hari/Tanggal                  :…………………….

Petunjuk pengisisan :
Amatilah aktivitas siswa dan setiap kelompok sample selama kegistsn belajar mengajar berlangsung kemudian isilah lembar observasi dengan prosedur sebagai berikut :
1.      Pengamat dalam melakukan pengamatan duduk ditempat yang memungkinkan dapat melihat semua aktivitas siswa yang diamati.
2.      Pengamat melakukan pengamatan aktivitas siswa, kemudian 30 detik berikutnya
pengamat menulis kode kategori pengamatan.
3.      Kode-kode kategori dituliskan secara berurutan sesuai dengan kejadian pada baris dan
kolom yang tersedia.
4.      Pengamatan dilakukan sejak proses belajar mengajar berlangsung.

Aktivitas siswa selama KBM
1.      Mendengarkan/memperhatikan penjelasan guru.
2.      Memperhatikan gambar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi
3.      Melakukan penempelan label nama latin sesuai dengan gambar.
4.      Menjelaskan alas an dasar pemikiran siswa dalam penempelan label nama latin.
5.      Kerjasama dalam kelompok

No
Nama Siswa
Nis
Aktifitas Siswa Selama KBM



1
2
3
4
5

































































Tidak ada komentar:

Poskan Komentar